Kresno Gugah on Mukaddimah

Setelah kegagalan Prabu Kresno sebagai Duta Pandowo untuk berdiplomasi dengan Kurowo guna meminta haknya Pandowo sebagai pewaris sah Astinopuro maka bersedihlah Prabu Kresno. Hingga akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan "Topo Sare" bertapa dengan cara tidur di Patirtan Jolotundo. Sedangkan di sisi Kurowo lewat wangsit yang di terima Pendito Durno bahwa demi menghadapi Pandowo di Perang Brotoyudho kunci kemenangannya adalah apabila bisa menarik Prabu Kresno di fihaknya.
         Maka setelah bermusyawarah di utuslah Prabu Bolodewo kakak dari Prabu Kresno untuk membujuk Prabu Kresno agar mau mendukung Kurowo. Tapi usaha Prabu Bolodewo gagal karena yang berhasil membangunkan Tapa dari Prabu Kresno adalah Arjuno sehingga setelah Prabu Kresno sadar dari bertapa maka Duryudhono atas suruhan Pendito Durno merayu Prabu Kresno agar mau memihak Kurowo. Tapi Karena Prabu Kresno adalah orang yang Waskito dan Winasis serta merupakan titisan Dewa Wisnu maka beliau memilih untuk menolaknya dengan cara halus karena beliau tahu bahwa Kurowo di pihak yang salah. Maka di tawarkanlah pilihan kepada Duryudhono apakah memilih Seribu orang raja dengan Prajurit pilihan ataukah satu orang saja yaitu dirinya tanpa seorang pengikut. Maka karena nafsu serakahnya dan kebodohannya maka Prabu Duryudhono memilih Seribu orang raja beserta prajuritnya. Maka hal itulah di Perang Brotoyudho Kurowo kalah dengan Pandowo karena Kebenaran yang di wakili oleh Prabu Kresno berada di pihak Pandowo. Nah gambaran dari cerita wayang di ataslah yang membuat Mbahdin sebagai sesepuh Maiyah Tasawwuf Cinta mengusulkan tema tersebut dengan tujuan agar dulur2 Maiyah TC bisa meneladhani kisah kebaikan dan kepahlawanan dari Sri Prabu Kresno dan Perjuangan Pandowo.. Kini saatnya para Jamaah Maiyah TC di "GUGAH" hatinya untuk menunaikan dharmanya untuk perjuangan Agama dan Bangsa melalui wadah Maiyah ini. Apalagi beberapa waktu lalu dulur2 TC menghadapi ujian yaitu salah satu dari jamaahnya terjatuh dari atap saat kerja bakti menyiapkan bahan untuk pembangunan Gothak'an Maiyah (Rumah Maiyah) yang akan di jadikan Basecamp dulur2 Maiyah TC. Dan alhamdulillah setelah menjalani operasi di kepalanya Gusti Allah telah memberikan kesehatan pada beliau kang Slamet. Dan demi melihat musibah yang menimpa salah satu dulur Maiyah maka dulur lain tergerak untuk membantu meringankan biaya pengobatan kang Slamet. Semoga hal itu bisa meng-Gugah hati dulur2 Maiyah Nganjuk dan sekitarnya untuk ikut membantu perjuangan Maiyah TC ini.
Share:

Postingan