Ngepeh "Nyengkuyung Bareng" Maiyahan Tasawwuf Cinta

       
Sejak kemarin malam (3/8) sesampainya beberapa peralatan musik Kiai Anom Kusumo sudah mendarat di dusun Sumbersari, tiba giliran pemuda dan warga juga langsung ikut menata lokasi acara nanti malam (4/8). Ada yang ikut mendirikan panggung atau stand teropnya, ada yang ikut memasang bendera, dan ada yang ngaji bareng, khotmil Qur'an bersama penggiat Tasawwuf Cinta yakni Kang Rohib dan kawan-kawan. 

         Sudah seyogyanya biasa terjadi di acara lain, namun kali ini berbeda kalau mrenurut saya. Bagaimana tidak? Maiyahan yang biasanya diagendakan di base camp Tasawwuf Cinta, kini berbeda. Menjelajah daerah baru dengan suasana dan audiens atau jamaah menurut saya baru juga. Hanya dengan beberapa kali rembuga-an via media WhatsApp  akhirnya ditentukan diselenggarakan disalah satu dusun penggiat Tasawwuf Cinta tinggal. Biasanya untuk bisa babad atau mengenalkan suatu rutinan tentunya membutuhkan waktu agak panjang. Namun, Allah berkehendak lain. Berbagai perjalanan menuju rutinan ini terbilang sangat cepat. Kang Endik selaku warga dusun diadakannya rutinan kali ini, menyampaikan bahwa warga didusunnya sangat senang dan menerima kehadiran maiyahan ini. Tak tanggung-tanggung, persiapan untuk prasarana pun juga sudah mantap disiapkan. Terop, sound system dan yang lain. Penghargaan dan apresiasi yang patut disematkan. 

       Selama kita niatkan karena nyedulur, silaturahim dan kekancan karena Allah, InsyaAllah semua akan diberikan petunjuk dan jalan-Nya. Terimakasih pula tak terhingga, dengan segala bentuk "nyengkuyung bareng" warga, pemuda dan penggiat acara malam ini bisa diselenggarakan. (Wawan H)
Share:

Postingan