Header Ads

Header ADS

Rembug Tasawwuf Cinta : Menata dan Berproses


(Catatan Rembug Maiyah Tasawwuf Cinta dan Mayoran Bareng, Januari 2019)



Pelaksanaan rutinan maiyah Tasawwuf Cinta untuk edisi Januari di tahun ini tinggal menunggu hari. Beberapa penggiat khususnya menyempatkan malam ini untuk hadir rembug-an. Dengan kesepatan bersama sekaligus dibarengi Mayoran Bareng, semakin menambah gayengnya seduluran selama ini.  Bertempat di Musholla Al Amin sekaligus base camp maiyah Tasawwuf Cinta, selama ini yang menemani dan menjadi saksi perjalanan maiyahan. Dari hari ke hari, minggu ke minggu, tahun ke tahun sampai menapaki 2 tahun miladnya kemarin.

Malam itu sekitar bakda isya, Mas Hendrik yang sudah sedari awal berada di sekitar Mmusholla sudah menunggu kedatangan sedulur lain yang akan melaksanakan rembug .


Sekitar pukul 21.30 rembug-an malam ini dibuka oleh Kang Isa. Pertama kali sebelum dimulainya rembug, Kang Isa mengajak untuk bersama-sama berdoa dan menghadiahkan sau kali Fatiha untuk Simbah Ainun Nadjib. Kemudian dengan dilanjutkan menceritakan sekilas tentang perjalanan Maiyah yang selama ini sudah banyak mengalami perkembangan. Bahwasannya, perjalanan dan perjuangan dalam ber-maiyah ini dilandasi dengan niat, ikhtiar serta menggunakan metode atau formula yang sudah Allah tuliskan di ayat-ayat-Nya. Sebagaimana yang termaktub dalam Surat An Nahl : 125 menerangkan bahwa dalam menjalankan atau menyeru kebaikan ke jalan-Nya dengan prinsip  hikmah dan nasihat yang baik. Dari satu ayat tersebut dapat kita tadabburi seluas-luasnya sekaligus menjadi salah satu pijakan Tasawwuf Cinta dalam berjuang. 


Kedua, beliau juga menjelaskan bahwa Maiyah yang seperti disampaikan pada Workshop Simpul kemarin tidak hanya bersifat ke dalam. Artinya ada peran yang harus diseimbangkan dengan menghadap keluar.




Diberdayakan oleh Blogger.