Sowan Mbahdin sore ini banyak wejangan-wejangan yang terlontar. Di antaranya bahwa untuk melakukan kebaikan harus di mulai dari diri sendiri, baru keluarga, lingkungan, masyarakat dst. "Qu anfusakum waahlikum naro" (Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka). Artinya menjaga untuk tidak melakukan yang bisa menimbulkan kerusakan/ perpecahan.. "Taawanu alal birri wattaqwa wala taawanu alal ismi wal udzwan" (Saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan dan janganlah tolong menolong dalam dosa dan permusuhan).
            Selaras dengan dawuh pakdhe Kandar waktu rutinan Tawassul beliau ndawuhne bahwa habis di temui "Wong Menoreh" di mana panjenengane ndawuhne "Tolong sampaikan ke dulur2 TC untuk lebih menguatkan tekadnya dalam berjuang, mengingatkan bahwa se khusus apapun orang tetap tidak lepas dari salah dan lupa dan yang ketiga awakmu harus berusaha meneladani sifat Robbun Nas (Ngemong) di perjuangan Maiyah ini" dan sangat kebetulan sekali yang  di bahas Mbahdin juga tentang hal itu. Perbincangan kala itu juga bersamaan dengan teman saya mas Rangga dan mas Handal yang sowan ke Mbah Din.
Lebih baru Lebih lama