Dijaman pandemi seperti ini, banyak masyarakat di lingkungan sekitar kita yang turun  perekonomiannya. Sama halnya seperti diluar lingkungan kita, seperti pedagang, pengusaha, pabrik dan sebagainya. Banyak hal yang tidak kita sadari dan banyak kejadian yang menimbulkan  terjadinya  keributan antara satu dengan yang lainnya. Kejadian pemberontakan dimana-mana bahkan ada yang berbuat kejahatan untuk kepentingan diri sendiri.

Didalam agama islam terdapat 3 kerukunan yaitu, “Ukuwah islamiyah” yaitu, persaudaraan sesama umat islam . “Ukuwah watoniah” yaitu persaudaran sesama warga bangsa, “Ukuwah basyariah” yaitu persaudaraan sesama manusia,

Didalam berdemokrasi sekarang ini apakah kerukunan sudah sangat minim/langka? Apakah ini disebabkan oleh demokrasi atau kurang fahamnya arti dari surat Al-Kafirun? yang berisi “Katakanlah (Muhammad), Wahai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah, dan aku tidak akan pernah menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah Untukmu agamu dan untukku agamaku.”

Akan sangat menyenangkan jika kita bias melihat dan turut merasakan kerukunan. Atmosfer yang terpancar darinya pun sangat mendamaikan. Beban-beban kehidupan seolah terbayarkan saat kedamaian itu masih bias didapatkan

Adakah yang lebih membahagiakan dari anugerah hati yang selalu didamaikan, dari paseduluran yang saling berusaha menjaga kerukunan. Dan seketika imajinasi ini melayang, membayangkan anugerah ketentraman itu setia membersamai kita hingga akhir nanti, sampai terdengar seruan, “Wahai jiwa-jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati ridla lagi diridlai.”

Sedangkan Bebrayan Agung adalah menjalin hubungan besar yang saling memberikan manfaat, yaitu meliputi hubungan antara manusia, dengan makhluk lain yang diciptakan Tuhan yang ada dialam semesta. Kalau dalam islam disebut Rahmatan Lil Alamin


Tim Redaksi 

MAIYAH NGANJUK

Lebih baru Lebih lama