REPORTASE RUTINAN TC KE-54 "Nadhlatul Muslimin"























Sabtu malam, 5 Juni 2021, Maiyahan Tasawwuf Cinta, Begitulah suasana yang selalu nampak setiap bulan di malam Minggu pertama, para jamaah terasa benar memanfaatkan momen tersebut bukan hanya untuk sekedar menghadiri acara, tapi sudah bergeser menjadi ajang silaturahmi rutin diantara sesama jamaah, dengan saling bertegur sapa, saling bertukar kabar dan bersenda gurau, serasa di rumah sendiri.



















Tipikal pengajian yang selama ini dibangun oleh Maiyah adalah kebersamaan dengan semua jamaah, bekerjama menciptakan suasana yang baik, tak ada yang ditonton tak ada yang menonton, semuanya bersama-sama berkonsentrasi pada apa yang sejatinya menjadi fokus. Jauh dari konstruksi performance yang meniscayakan adanya jarak budaya antara yang duduk di atas panggung dan yang didepan panggung. Maka usai nomor Indonesia Raya, para vokalis Kiai Anom Kusumo memandu para jamaah untuk bareng-bareng melantunkan lagu-lagu aransemen kiai anom kusumo dengan membersamai sinau bareng kita malam ini.

Acara ini mengusung tema "Nadhlatul Muslimin" dengan media wayang kulit Pak Bus menjabarkan sesuai dengan prolog yang artinya Bangkitnya orang Islam dalam Membangkitkan Islam agar perintah Islam selalu di laksanakan karena itu kewajiban. Dengan Dasar Al-Qur'an Dalam firman Allah SWT dalam Surah An Nahl ayat 125 yang artinya: "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Dengan Iringan Pembacaan Al Barjanji dan lantunan sholawatan begitu tenang dan nyaman , Mbah Din selaku Ponokawan Tasawwuf Cinta turun panggung untuk mengoleskan minyak wangi ke seluruh jamaah.

Report by Rohmanulatif Pegiat Maiyah Tasawwuf Cinta.