Aidinaas


 AidinNaas

Kehidupan Dunia seharusnya bukan menjadi Cita-cita dan Tujuan akhir , tetapi juga sangat penting untuk diperhatikan, karena : Kehidupan Dunia itu menjadi Wasilah(perantara) dalam proses yang menentukan Nasib di Kehidupan Akhirat.

Oleh karena itu, sudut pandang, perilaku, perbuatan,pola pikir dan moralitas (AidinNaas) dalam Proses berWasilah kiranya perlu di Tadabburi dan di Sinauni Bareng.

Tadabbur dalam arti : memahami pesan pokok satu Ayat kemudian menghubungkannya dengan apa yang telah dan harus di lakukan setelah memahami pesan itu(Cak Fu'ad Pengantar Tadabbur Maiyah Padhangbulan). Aidinnaas yang berakar dari Dawuh Allah SWT

Dzhoharol fasaadu fil barri wal bahri bimaa kasabat aidinnaas liyudziqohum ba'dholladzi 'amiluu la'allahum yarji'uun(QS.Ar Ruum :41)

"Telah tampak jelas kerusakan di Daratan dan di Lautan disebabkan karena ( perbuatan) Tangan Manusia,

Allah SWT menghendaki agar Mereka merasakan dari (akibat) perbuatan Mereka, agar Mereka kembali ke (Jalan yang benar).

Dengan memperhatikan kejadian peristiwa akhir-akhir ini mulai ,Bencana Gempa,Tanah longsor, Banjir, Wabah penyakit, Perang saudara juga prediksi Perubahan Iklim, Pemanasan Global dan akibatnya...hingga perubahan Pola pikir , masalah Moralitas..dsb

Yang terindikasi akibat kasabat aidinnaas (polah tingkahe Manungso)",maka sudah saatnya Manusia kembali kepada Allah SWT (jalan yang benar) la'allahum yarji'uun...

Dengan demikian dapat ditarik garis lurus untuk menyamakan persepsi :

Apa yang terjadi dari berbagai bencana musibah akhir-akhir ini, akibat banyaknya kerusakan di Daratan dan di Lautan disebabkan Polah tingkahe Manungso (kasabat Aidinnaas)

Dan jalan keluarnya adalah la'allahum yarji'uun

Dengan selalu gondelan Gusti Allah SWT dan Kanjeng Nabi Muhammad SAW sebagai ikhtiar Bathiniyah dan menjaga Tingkah Polahe untuk selalu berbuat baik dan bermanfaat sekecil dan berbentuk apapun , dimanapun dan dalam situasi kondisi bagaimanapun .



Prolog by : Pegiat Maiyah Tasawwuf Cinta Mastur Nasution (Mbah Tur)

Nganjuk, 04 Agustus 2021